SOLOK KOTA – Pemerintah Kota Solok kembali memperluas akses pendidikan internasional bagi generasi muda melalui program Solok Go International (SGI). Wali Kota Solok secara resmi melepas tiga mahasiswa asal Kota Solok yang akan menempuh pendidikan dan program magang di China dan Taiwan, Selasa (15/9).
Pelepasan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Solok dan menjadi bagian dari kerja sama Pemko Solok dengan PT Step International Services dalam membuka kesempatan pendidikan serta pengalaman kerja di luar negeri bagi putra-putri daerah.
Tiga mahasiswa yang mengikuti program tersebut yakni Alethia Raushan Fikra dan Usra Alfauzani Akbarul. Keduanya akan melanjutkan pendidikan di Guilin University of Electronic Technology, China, pada jurusan Rekayasa Teknologi.
Sementara itu, M. Fadri akan mengikuti program magang selama satu tahun di Taiwan.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Solok dalam memperluas kesempatan generasi muda untuk mendapatkan pengalaman akademik dan profesional di tingkat internasional.
Dalam arahannya, Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, menyampaikan apresiasi kepada PT Step International Services yang telah membuka akses bagi mahasiswa asal Kota Solok untuk mendapatkan kesempatan pendidikan dan pengalaman di luar negeri.
Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan bagian dari rangkaian program beasiswa luar negeri yang telah dikembangkan Pemerintah Kota Solok. Sebelumnya, Pemko Solok telah mengirimkan mahasiswa melalui program beasiswa ke kawasan Timur Tengah, Arizona, serta menjalin kerja sama dengan Sampoerna University.
Kini, cakupan program diperluas melalui kerja sama dengan China dan Taiwan.
Perluasan tersebut, menurut Wali Kota, menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Solok dalam membangun dan mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki wawasan global serta mampu menghadapi perkembangan zaman.
Kepada tiga mahasiswa yang akan berangkat, Wali Kota Solok Ramadhani berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.
Para mahasiswa diminta menjalani pendidikan dengan serius, memperluas wawasan, membangun pengalaman, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan. Setelah menyelesaikan program, mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Step International Services Agandha Armen menjelaskan bahwa program pengiriman mahasiswa tahun ini dilaksanakan melalui dua skema.
Dua mahasiswa yang melanjutkan pendidikan ke China mengikuti skema half funded, sedangkan satu mahasiswa mengikuti program magang selama satu tahun di Taiwan.
Agandha mengatakan, program Solok Go International yang dirancang bersama Pemerintah Kota Solok akan terus dikembangkan. Pada tahun berikutnya, program tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi warga Kota Solok untuk memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di luar negeri.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pendidikan formal, tetapi juga diarahkan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi persaingan di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Pengalaman belajar dan magang di luar negeri diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan, keterampilan, serta pengalaman internasional yang dapat menjadi bekal bagi peserta ketika kembali dan memasuki dunia kerja.
Pelepasan tiga mahasiswa tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Lusya Adelia, SE, MM, Kepala Bagian Kesra Alwa Dudi, ST, MM, serta orang tua masing-masing mahasiswa penerima program.
Melalui Solok Go International, Pemerintah Kota Solok terus mendorong terbukanya akses pendidikan internasional bagi generasi muda. Program tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia Kota Solok agar memiliki kompetensi, pengalaman global, dan kemampuan bersaing di tengah perkembangan teknologi dan dunia kerja.

Sofyan